Your search results

Kesalahan Pebisnis Percetakan Pemula yang Harus Dihindari

Posted by lokasibillboard.com on August 5, 2026
0

Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama

Memulai bisnis percetakan memang menjanjikan. Tapi banyak pemula yang gagal bukan karena kurang modal, melainkan karena kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.

Artikel ini membahas kesalahan paling umum yang dilakukan pebisnis percetakan pemula — dan bagaimana cara menghindarinya.

1. Beli Mesin Terlalu Mahal di Awal

Ini kesalahan nomor satu. Banyak pemula langsung beli mesin ratusan juta tanpa tahu apakah ordernya cukup untuk menutup cicilan.

Solusi: Mulai dengan mesin yang sesuai kebutuhan dan budget. Mesin eco solvent Rp 30-50 juta sudah cukup untuk memulai. Baru upgrade setelah order stabil.

2. Tidak Punya Spesialisasi

Mau terima semua order — banner, sticker, neon box, huruf timbul, sablon — tapi tidak ada yang benar-benar jago. Hasilnya? Kualitas rata-rata dan sulit bersaing.

Solusi: Pilih 1-2 spesialisasi dulu. Misalnya fokus di digital printing sticker dan banner. Setelah kuat, baru ekspansi ke produk lain.

3. Salah Hitung Harga Jual

Banyak yang jual harga terlalu murah karena tidak menghitung biaya operasional dengan benar. Tinta, listrik, sewa, gaji karyawan — semua harus masuk perhitungan.

Solusi: Buat formula harga yang jelas. Pastikan semua biaya masuk, termasuk biaya tak terduga. Jangan asal tembak harga di bawah pasar.

4. Tidak Punya Portofolio

Customer baru tidak akan percaya kalau tidak ada bukti hasil kerja. Tanpa portofolio, Anda cuma “janji” tanpa bukti.

Solusi: Dokumentasikan setiap hasil cetakan. Foto yang bagus, upload ke media sosial, buat galeri di website. Ini investasi jangka panjang.

5. Abaikan Pelayanan Pelanggan

Dapat order, cetak, serahkan, selesai. Tapi tidak follow-up, tidak tanya puas atau tidak, tidak ingatkan repeat order. Pelanggan pun pergi ke kompetitor.

Solusi: Bangun hubungan dengan pelanggan. Follow up setelah order selesai, beri notifikasi promo, dan ingatkan saatnya order ulang.

6. Tidak Mau Belajar Digital Marketing

Zaman sekarang, percetakan yang tidak ada di online akan kalah. Tidak punya Google Maps, tidak aktif di Instagram, tidak ada website — pelanggan baru sulit menemukan Anda.

Solusi: Daftarkan bisnis di Google Maps, buat akun Instagram profesional, dan optimalkan SEO lokal. Ini gratis tapi dampaknya besar.

7. Stok Bahan Terlalu Banyak

Stok bahan yang terlalu banyak mengikat modal. Apalagi kalau bahan tersebut jarang dipakai atau kualitasnya tidak sesuai kebutuhan.

Solusi: Beli bahan secukupnya sesuai order masuk. Bangun hubungan baik dengan supplier supaya bisa beli dalam jumlah kecil tapi dapat harga bagus.

Kesimpulan

Bisnis percetakan itu menjanjikan, tapi bukan berarti mudah. Hindari 7 kesalahan di atas, fokus pada kualitas dan pelayanan, dan bisnis Anda akan tumbuh dengan stabil.

Butuh perlengkapan percetakan atau konsultasi? Hubungi CRS Advertising — kami siap membantu kebutuhan bisnis percetakan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

  • Advanced Search

Compare Listings